Situs Resmi SMA N1 PANINGGARAN

PENILAIAN PRESTASI KINERJA KEPALA SEKOLAH (PPKKS)

SMA NEGERI 1 PANINGGARAN TAHUN 2021

 

Penilaian Prestasi Kinerja Kepala Sekolah (PPKKS) merupakan kegiatan rutinitas tahunan untuk menilai kepala sekolah. Kegiatan ini bertujuan untuk melihat kinerja atau prestasi kepala sekolah selama masa satu tahun yang dilakukan setiap akhir tahun di bulan November.

SMA Negeri 1 Paninggaran telah melaksanakan Penilaian Prestasi Kinerja Kepala Sekolah (PPKKS) pada Hari Selasa, 23 November 2021. Pada kesempatan kali ini hadir pengawas pembina cabdin XII Provinsi Jawa Tengah yakni, Bapak Drs. Daryono, M.Si. dan pengawas pembina SMAN 1 Paninggaran Bapak Drs. Anis Suryawan, M.Si. sebagai asesor.

Acara dimulai pukul 09:30 s.d. 14:00 WIB dengan rangkaian acara sebagai berikut: 1) pembukaan, 2) menyanyikan lagu Indonesia Raya, 3) sambutan dari kepala SMAN 1 Paninggaran Bapak Ircham Junaidi, S.Pd., M.Pd., 4) sambutan dari asesor, 5) doa, 6) acara inti PPKKS: monitoring, verivikasi, dan pengawasan, terakhir 6) penutup: refleksi dari asesor.

Ada 6 standar yang dinilai dalam PPKKS meliputi: standar kepribadian dan sosial, standar kepemimpinan pembelajaran, standar pengembangan sekolah, standar kewirausahaan, standar manajemen sumberdaya, dan standar supervisi pembelajaran. Dokumen dan bukti fisik setiap standar dipersiapkan dan disusun oleh tim PPKKS SMAN 1 Paninggaran.

Hasil monitoring, verivikasi, dan pengawasan PPKKS digunakan sebagai bahan evaluasi dan pengembangan mutu sekolah. Selain itu, dapat dijadikan pertimbangan mutasi, rotasi, atau pemberhentian untuk jabatan kepala sekolah.

Kegiatan PPKKS di SMAN 1 Paninggaran Kabupaten Pekalongan berjalan baik dan lancar. Beberapa refleksi yang disampaikan asesor diantaranya: digitalisasi dokumen, menggencarkan publikasi kegiatan sekolah lewat sosial media, dan memotivasi guru untuk melakukan pelayanan prima pada peserta didik.

 







 

 

Pesta demokrasi daring tahun kedua, Pilketos SMA N 1 Paninggaran.

Pandemi COVID-19 tidak menyurutkan semangat muda anak didik SMA N 1 Paninggaran. Pesta demokrasi pemilihan ketua OSIS terlaksana dengan baik pada tanggal 14-15 Oktober 2021. Melalui voting dengan media google form semua siswa dan guru diberikan hak yang sama untuk memilih ketua OSIS masa bakti 2021/2022. Pesta demokrasi ini diawali dengan rangkaian pendaftaran calon ketua OSIS, rangkaian seleksi dan debat calon ketua OSIS hingga ke pemilihan ketua OSIS dengan voting.

Pesta demokrasi ini merupakan miniatur sekaligus pembelajaran pemilihan umum kelak di masyarakat. Siswa yang telah cukup usia dapat memberikan suaranya pada pesta demokrasi di masyarakat. Selain itu siswa juga dipupuk mentalnya untuk mencalonkan diri sebagai pemimpin. Mempersiapkan diri agar lolos seleksi dan sukses menghadapi debat calon ketua OSIS. Kelak pemimpin negara kita adalah generasi penerus bangsa yang sekarang masih dalam proses pendidikan.

Debat calon ketua OSIS diikuti oleh 3 calon yaitu M. Rafi Anugrah, Ika Zahra dan Tahta Ma'a Rizqi. Ketiganya merupakan peserta didik kelas XI. Dipandu oleh guru bahasa Indonesia ibu eliyawati, S.Pd. didampingi oleh para pembina OSIS ibu Sri Patmini, S.Pd. dan ibu lili Juwita, S.Pd. Debat calon ketua OSIS menjadi wadah penyampaian visi dan misi calon ketua OSIS disiarkan melalui live Instagram OSIS smanpang. Harapannya debat ini menjadi sarana membentuk karakter calon-calon pemimpin yang pemberani, bernalar kritis, berakhlak mulia seperti profil pelajar Pancasila.

Pemilihan ketua OSIS daring di SMA N 1 Paninggaran telah dilaksanakan dua kali sejak pandemi COVID-19. Kali pertama pada tahun 2020 untuk masa bakti 2020/2021 dengan Manfaatun Nisa sebagai ketua OSIS terpilih. Pada tahun ini dilaksanakan melalui voting google form diikuti oleh seluruh siswa dan guru dengan M. Rafi Anugrah sebagai ketua OSIS terpilih masa bakti 2021/2022. Mari kita nantikan kegiatan-kegiatan OSIS mendatang dengan ketua OSIS yang baru. Semoga pandemi ini segera berakhir sehingga peserta didik dapat melaksanakan kegiatan-kegiatan intra sekolah.



 

Kembali bersekolah di SMA N 1 Paninggaran

"Belajar dirumah dua Minggu jadi hampir dua tahun" begitulah celotehan kami ketika memulai pembelajaran tatap muka. Maret 2020 silam kasus COVID-19 untuk pertama kalinya di Indonesia. Disusul kasus kematian yang cukup tinggi sehingga pemerintah menutup sekolah untuk dua Minggu. Pembelajaran tatap muka dialihkan menjadi pembelajaran jarak jauh memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi. Dua Minggu berlalu kasus semakin naik hingga dua Minggu berikutnya dan sampailah pada hampir dua tahun berjalan.

Pada tanggal 8 September 2021 pertama kalinya SMA N 1 Paninggaran membuka kembali kelas-kelas kosong untuk simulasi tatap muka. Berdasarkan surat edaran gubernur 420/0011645 tanggal 25 Agustus 2021 dan rekomendasi pelaksanaan simulasi Pembelajaran Tatap muka di kabupaten Pekalongan oleh cabang dinas pendidikan wilayah XII, SMA N 1 Paninggaran menjadi salah satu sekolah yang menyelenggarakan simulasi Pembelajaran Tatap muka. Dilaksanakan selama dua Minggu dengan jumlah peserta didik  sebanyak 108 perwakilan dari semua jenjang kelas. Kelas X MIPA IPS masing-masing 18 peserta didik, kelas XI MIPA dan IPS masing-masing 18 peserta didik dan kelas XII MIPA dan IPS masing-masing 18 peserta didik. Simulasi tatap muka dilaksanakan selama dua jam perhari dengan susunan dua mata pelajaran. Per mata pelajaran diberikan waktu dua JP, Satu jam pelajaran adalah 30 menit.

Protokol kesehatan ketat diberlakukan saat proses pembelajaran. Peserta didik datang ke sekolah dengan kendaraan pribadi atau diantar oleh keluarganya. Sebelum masuk ke lingkungan sekolah peserta didik dan guru di cek suhu tubuhnya tentu saja diminta cuci tangan terlebih dahulu. Satu ruangan hanya diisi 18 peserta didik dan satu orang guru yang mengajar. Di setiap kelas dilengkapi dengan hand sanitizer dan tempat cuci tangan lengkap dengan air mengalir dan sabun cair.

SMA N 1 Paninggaran berkomitmen menghadirkan lingkungan sekolah yang aman dan sehat untuk menekan laju penyebaran Covid-19. Selain itu bapak ibu guru dan staf karyawan sudah menerima dosis lengkap vaksin COVID-19. Peserta didik pun demikian, 90 persen peserta didik telah menerima dosis lengkap vaksin COVID-19.

Saat ini SMA N 1 Paninggaran telah melaksanakan pembelajaran tatap muka terbatas tahap ketiga. Simulasi berjalan dengan sukses sehingga bisa dilanjutkan pembelajaran tatap muka terbatas tahap 1, tahap 2 dan tahap 3. Semoga pandemi ini segera berakhir dan anak-anak kembali sekolah.




 

 
JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL

Kepala Sekolah
SMA 1 Paninggaran

Ircham Junaidi, S.Pd M.Pd

Pengunjung Online

Kami punya 7 tamu online

Statistik Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday84
mod_vvisit_counterYesterday209
mod_vvisit_counterThis week821
mod_vvisit_counterLast week911
mod_vvisit_counterThis month1420
mod_vvisit_counterLast month2750
mod_vvisit_counterAll days1187415

Kami punya: 2 tamu online
Your IP: 54.198.139.112
 , 
Hari Ini: Des 08, 2021
Desember 2021
SSRKJSM
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031 

Hubungi Kami

Login Anggota